• Breaking News

    Saturday, 31 December 2016

    Tidak Ada Libur dan Ucapan Selamat Tahun Baru di Israel

    Kalender Israel 2017 tidak ada tahun baru

    Selamat Tahun Baru? Ucapan tersebut sangat tidak relevan di Israel. Ucapan selamat tahun baruberdasarkan penanggalan Gregorian umumnya hanya di rayakan oleh penduduk Israel yang beragama Nasrani. Ucapan selamat tahun baru akan dilakukan oleh warga Israel pada penanggalan kalender Yahudi, Rosh Hashanah, perayaan tersebut akan sangat meriah di bandingkan pergantian tahun Gregorian pada 1 Januari. Perayaan tahun baru Gregorian di Israel hanya di Ibu Kota Israel saja, Tel Aviv. Tel Aviv merupakan kota besar dimana penduduknya terdiri dari multi etnis. Tidak seperti di Indonesia, tidak ada hari libur di Israel pada tanggal 1 Januari.

    Seperti dikutip dari Haaretz, salah seorang warga Tel Aviv, Yossi Yosfan, 32, berencana untuk menghadiri pesta Sylvester "tahun baru" di Tel Aviv, namun dia takut menghadiri acara tersebut karena besoknya dia harus masuk kantor seperti hari kerja biasa. "Ini bukan bagian dari warisan Israel," katanya. "Sylvester" - istilah yang juga digunakan di beberapa negara Eropa yang mengacu Paus Sylvester I pada abad keempat yang meninggal pada 31 Desember.

    Para sejarawan Israel mengatakan bahwa Bangsa Romawi menggunakan tanggal 1 Januari sebagai awal tahun mereka. Kemudian penganut Katolik berusaha untuk memberikan peringatan keagamaan pada tanggal tersebut dengan sebutan hari penyunatan Yesus.

    Pesta tahun baru Gregorian sangat ditentang oleh penganut Yahudi Ortodoks, mereka mengecam dan minta Rabi menarik sertikat kosher 'halal' di hotel-hotel. Mahkamah Agung Israel telah memutuskan bahwa sertifikat halal ‘kosher’ hotel tidak bergantung pada hal-hal yang tidak berhubungan seperti seperti pesta Tahun Baru. Namun Rabi di Israel melarang perayaan tahun baru Gregorian. Ziv Maor, juru bicara para Rabbi negara, mengatakan ia berharap keputusan Rabi untuk dihormati oleh pemilik hotel. Namun para Rabi tidak menguraikan lebih jauh tentang sanksi yang akan diberikan. Rabi memberikan saran agar pihak hotel agar dapat mematuhi larangan perayaan tahun baru Gregorian, sehingga Rabi tidak ragu mengeluarkan sertifikat ‘kosher’ "seharusnya hotel tidak menampilkan acara yang berhubungan dengan liburan non-Yahudi pada akhir tahun sipil" tegas Maor.

    No comments:

    Post a Comment

    Islam

    Politik

    Sejarah