Juara
tinju dunia kelas berat asal Inggris versi Federasi
Tinju Internasional (IBF), Anthony Joshua, dikecam penggemarnya. Kecaman terhadap Anthony Joshua Berasal dari penggemarnya yang
anti-Islam. Kecaman terjadi
setelah Anthony Joshua mengunggah
fotonya ketika dia menunaikan
Shalat di Twitter. Saat itu Anthony Joshua melakukan Shalat Ashar di sebuah Mesjid di Dubai. Anthony
Joshua berada di Dubai
dalam rangka latihan menjelang
pertandingan melawan Wladimir Klitchko.
Anthony Joshua adalah warga negara Inggris kelahiran 1989 dan saat ini berusia 27 tahun. Foto Joshua bersama kedua rekannya ketika dia shalat di unggah ke twitter dengan cuitan "Selain nasib, kerja keras dan bakat - shalat adalah dasar yang kuat. Senang dapat bergabung saudara saya menunaikan salat Ashar' dengan emoticon tangan yang sedang berdoa, pada 17 Januri 2017.
Namun, foto itu mengundang berbagai
komentar dari 800.000 pengikutnya di
twitter. Pengikutnya
menunjukan berbagai reaksi tanggapan kepada Anthony.
Seorang pria yang menggunakan nama Terry Johnson mendesak
Perdana Menteri Theresa May mengusir Joshua karena agamanya dengan mengatakan: "Keluar dari
negara saya."
Beberapa pengguna lain
mengatakan, mereka tidak lagi mendukung Joshua sebaliknya akan memberi dukungan
kepada Wladimir Klitchko, petinju asal Ukraina.
Selain menulis status, Anthony juga membagikan foto pribadinya saat berada di masjid tersebut kepada hampir 2 juta pengikutnya di Instagram.Besides luck, hard work & talent.. Prayer is a solid foundation. It was nice to join my brother as he led through afternoon prayer (asr) 🙏🏾 pic.twitter.com/KJ4f2lu3mP
— Anthony Joshua (@anthonyfjoshua) January 17, 2017
Joshua dan Klitchko akan bertarung pada 29 April depan di Wembley.
Dalam wawancara dengan sebuah majalah tahun lalu, Joshua mengatakan, dia tidak
menganut setiap agama, tetapi yakin tentang keberadaan Tuhan.

No comments:
Post a Comment