• Breaking News

    Tuesday, 27 December 2016

    Puing-Puing Pesawat Jet Rusia Yang Membawa Grup Musik Menuju Suriah Ditemukan Di Laut Hitam

    Source: thestar.com

    Puing-puing dari jet Rusia yang jatuh pada hari minggu (26/12/2016) di laut hitam telah ditemukan, kecelakaan ini membunuh 92 orang. Kesalahan pilot atau kesalahan teknis diduga sebagai alasan terjadinya kecelakaan, tidak ada unsur terorisme, kata Menteri Transportasi Rusia Maxim Sokolov ketika menjawab pernyataan wartawan.

    Penyelam menemukan beberapa fragmen pesawat Senin sore sekitar satu mil dari pantai, sekitar 82 kaki di bawah laut. Rencana pencarian akan dilanjutkan besok untuk menemukan kotak hitam dan bagian-bagian pesawat lain. 

    Semua orang di kapal militer Rusia Tu-154 pesawat diperkirakan tewas ketika jet jatuh dua menit setelah lepas landas minggu dari selatan kota Sochi menuju Latakia, Suriah, seperti yang ditulis oleh Associated Press. Rusia pada hari Senin berkabung bagi para korban tersebut, bendera setengah tiang dikibarkan dan Stasiun TV Rusia menghapus acara hiburan dari jadwal mereka, Reuters melaporkan.

    "Ini adalah tragedi mengerikan dan tak tergantikan kesedihan bagi keluarga korban," kata Sokolov. "Aku mengungkapkan belasungkawa mendalam kepada keluarga dan teman-teman korban." Pesawat tersebut membawa 84 penumpang dan 8 kru penerbangan. Diantara penumpang ialah para reporter dan 60 anggota Alexandrov Ansemble, grup musik militer yang akan tampil dalam perayaan tahun baru bagi tentara Rusia yang sedang bertugas di Suriah.

    Armada yang dikerahkan pada pencarian ini berupa kapal 45 unit dan lebih dari 3.500 petugas penyelamat terlibat dalam pencarian puing-puing pesawat, Departemen Pertahanan Rusia mengatakan. Pencari menggunakan helikopter, pesawat dan submersibles untuk mencari mayat dan puing-puing.

    Tim penyelamat telah menemukan 11 bagian dari tubuh pesawat, kata para pejabat Rusia. Bagian-bagian tersebut akan diterbangkan ke Moskwa untuk proses diidentifikasi.

    Pesawat berangkat dari pangkalan militer Bandara Chkalovsky dan berhenti di Sochi untuk pengisian bahan bakar sebelum menuju ke Suriah.

    Tu-154 adalah pesawat yang dibangun pada masa Uni Soviet, pesawat tersebut memiliki tiga-mesin yang dirancang pada tahun 1960. Jumlah produksi pesawat jenis ini lebih dari 1.000 unit. Pesawat yang jatuh minggu ini dibangun pada tahun 1983 dan menjalani pabrik check-up dan pemeliharaan pada tahun 2014, kata Kementerian Pertahanan.

    Pesawat Tu-154 telah terlibat dalam sejumlah kecelakaan di masa lalu, termasuk April 2010 kecelakaan itu membunuh Presiden Polandia Lech Kaczyński dan delegasi, Agence France-pers mengatakan. Pesawat tidak lagi digunakan oleh maskapai penerbangan komersial di Rusia.

    No comments:

    Post a Comment

    Islam

    Politik

    Sejarah